Contoh Soal: Teori Titik Henti
Geografi · Kelas XII · Interaksi Desa dan Kota · oleh Praditya Harry (Superadmin)
Soal & Pembahasan
No. 1 — Teori Titik Henti (Breaking Point Theory) yang mengadaptasi prinsip gaya gravitasi untuk menentukan batas pengaruh antara dua kota pertama kali diperkenalkan oleh...
- Walter Christaller
- William J. Reilly
- Edward Ullman
- Homer Hoyt
- August Losch
Jawaban: B
Pembahasan: Teori Titik Henti diperkenalkan oleh William J. Reilly pada tahun 1931, yang mengadaptasi prinsip gaya gravitasi dalam fisika ke dalam konteks interaksi keruangan antara dua wilayah/kota.
No. 2 — Titik henti antara dua kota, yaitu lokasi di mana kekuatan interaksi kedua kota tersebut sama besar, cenderung terletak lebih dekat ke...
- Kota dengan jumlah penduduk lebih besar
- Kota dengan jumlah penduduk lebih sedikit
- Titik tengah geometris antara kedua kota
- Kota dengan luas wilayah lebih besar
- Kota yang berada di dataran lebih tinggi
Jawaban: B
Pembahasan: Titik henti biasanya berada lebih dekat ke kota yang jumlah penduduknya lebih sedikit, karena kota yang lebih besar memiliki daya tarik (gaya gravitasi) yang lebih kuat sehingga wilayah pengaruhnya menjangkau lebih jauh.
No. 3 — Kota P berpenduduk 90.000 jiwa dan Kota Q berpenduduk 10.000 jiwa, dengan jarak antarkeduanya 40 km. Menggunakan rumus Teori Titik Henti, jarak titik henti diukur dari Kota Q adalah...
- 5 km
- 8 km
- 10 km
- 20 km
- 30 km
Jawaban: C
Pembahasan: Karena Kota Q berpenduduk lebih sedikit, titik henti dihitung dari Kota Q: D = d / (1 + akar(P_besar/P_kecil)) = 40 / (1 + akar(90.000/10.000)) = 40 / (1 + akar(9)) = 40 / (1 + 3) = 40 / 4 = 10 km dari Kota Q.
Dilihat 4 kali
